DESIMINASI HAJI GOES TO MADRASAH

DSC_0853      Humas MAN 1 Semarang. Pada hari kamis tanggal 10 November 2016 bertepatan dengan hari Pahlawan MAN 1 Semarang kedatangan Tamu besar dan acara yang sangat  monumental yaitu “Desiminasi Haji Goes to Madrasah yang mana dialog atu acara tersebut langsung di pimpin dan sebagai nara sumber adalah Bapak Profesor Dr. Abdul Jamil. MA, selaku Direktur Jendral Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Acara tersebut merupakan salah satu program dari Direktorat jendral Haji dan Umrah kementerian Agama Republik Indonesia yang di hadiri seratus tiga puluh dua siswa yang terdiri dari 35 siswa-siswi MAN 2 Semarang 27 siswa-siswi MA  swasta yang ada di sekitar kota Semarang sementara MAN 1 Semarang mengirimkan 80 siswa-siswi

Pada kesempatan tersebut mantan rektor IAIN Walisongo yang sekarang telah naik setatusnya menjadi UIN Walisongo Semarang itu mengatakan bahwa: Diseminasi (Bahasa Inggris: Dissemination) adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut.

Diseminasi merupakan tindak inovasi yang disusun dan disebarannya berdasarkan sebuah perencanaan yang matang dengan pandangan jauh ke depan baik melalui diskusi atau forum lainnnya yang sengaja diprogramkan, sehingga terdapat kesepakatan untuk melaksanakan inovasi,

Diseminasi adalah proses penyebaran inovasi yang direncanakan, diarahkan, dan dikelola. Hal ini berbeda dengan difusi yang merupakan alur komunikasi spontan.  Sehingga terjadi saling tukar informasi dan akhirnya terjadi kesamaan pendapat antara tentang inovasi tersebut.

Sedangkan Haji adalah salah satu rukun Islam yang lima. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan bagi kaum muslim yang mampu secara material, fisik, maupun keilmuan dengan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi dan melaksanakan beberapa kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan yaitu pada bulan Dzulhijjah.

Secara estimologi (bahasa), Haji berarti niat (Al Qasdu), sedangkan menurut syara’ berarti Niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus.Temat-tempat tertentu yang dimaksud dalam definisi diatas adalah selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh).

Sedangkan yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan-bulan haji yaitu dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, dan mabit di Mina.

     Sementara Pengertian Umrah adalah: berkunjung ke Ka’bah untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Umroh disunahkan bagi muslim yang mampu. Umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik yaitu tgl 11,12,13 Zulhijah. Melaksanakan Umroh pada bulan Ramadhan sama nilainya dengan melakukan Ibadah Haji (Hadits Muslim).

Untuk pengertian Desiminasi Haji Goes to Madrasah adalah: kegiatan yang ditujukan kepada siswa-siwi MAN dan MAS di kota Semarang dengan  target agar mereka memperoleh informasi tentang haji dan umrah yang pada akhirnya mereka  timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut baik untuk kepentingan diri mereka sendiri maupun masyarakat pada umumnya.

Tapi sebelum beliau memaparkan masalah haji dan umrah beliau mengajak siswa untuk mendefnisikan haji dan Umrah di depan forum, yang akhirnya di undanglah salah satu siswa tersebut untuk maju ke depan untuk mendefenisikan haji dan umrah dan diberi hadiah, dengan kemeriahan tersebut suasana aula menjadi hidup dan di akhiri semuanya dengan bertepuk tangan.

DSC_0825Sebelum baDSC_0807pak dirjen memaparkan masalah desiminasi haji goes to madrasah ada beberapa sembutan diantaranya adalah dari Kakanwi kemenag Jawa Tengah dalam hal ini diwakili oleh Bapak Jamun selaku kabid Penmad dan sebelum itu ada sambutan dari kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang, Bapak Drs H. H. Mukhlas mengatakan bahwa dengan segala kekurangan baik gupuh, lungguh, serta suguh, Pihak civitas akademika MAN 1 Semarang mohon maaf yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan ini.