Sambutan Kepala Madrasah

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam,
yang telah memberikan rahmat serta nikmat sehingga MAN 1 Kota Semarang menjadi madrasah yang semakin
dipercaya di masyarakat. Semoga kehadiran MAN 1 Kota Semarang menjadi berkah dan manfaat bagi masyarakat.
Sholawat serta salam kita aturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa
manusia dari jaman jahiliyyah menuju jaman yang penuh cahaya keimanan dan pengetahuan.

Berita Terkini

MAN 1 Kota Semarang Juara Umum Festival PMR Tingkat Jateng

Semarang, Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN 1 Kota Semarang kembali meraih prestasi yang membanggakan di tingkat Jawa Tengah. Prestasi kali ini diraih dalam ajang Festival PMR Tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus selama 2 hari, Sabtu-Minggu (10-11 September 2022).

Dalam ajang ini, MAN 1 Kota Semarang mengirim 2 tim yang masing-masing terdiri dari 8 peserta. Tim B PMR Wira MAN 1 Kota Semarang berhasil meraih Juara Umum karena berhasil merebut Juara 1  cabang Pertolongan Pertama, Juara 1 Pendidikan Remaja Sebaya, Juara 2 Kesehatan Keluarga, dan Juara 2 Hasta Karya. Sedangkan Tim A meraih Juara 1 Kesehatan Keluarga.

Kepala MAN 1 Kota Semarang Tasimin merasa bangga dengan prestasi yang diraih peserta didiknya. “Alhamdulillah MAN 1 Kota Semarang kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi, suatu kebanggaan bagi kami. Semoga siswa-siswi tetap bersemangat untuk terus meningkatkan prestasinya,” tuturnya.

Kami selalu memberikan dorongan dan dukungan kepada peserta didik untuk mengikuti berbagai ajang perlombaan baik yang bersifat akademik maupun nonakademik. Semakin banyak pengalaman, maka semakin besar peluang untuk menjadi juara, dan tentunya ini akan mengharumkan nama madrasah, sehingga mampu menjadikan madrasah khususnya MAN 1 Kota Semarang sebagai madrasah yang membanggakan dan berprestrasi,” ujarnya. Pada kesempatan terpisah, Waka Kesiswaan Rosidi menyampaikan, prestasi tersebut berhasil diraih oleh PMR Wira MAN 1 Kota Semarang karena persiapan yang baik. “Hasil ini tak lepas dari jerih payah dan kerja keras seluruh pihak, baik siswa, guru pembimbing maupun Kepala Madrasah, serta para alumni. Persiapan yang matang dan latihan rutin menjadi modal utama PMR Wira MAN 1 Kota Semarang. Hal ini tak lepas pula dari dukungan dan doa restu dari seluruh keluarga besar MAN 1 Kota Semarang,” ungkapnya.(Rosidi/NBA/bd)  
Lihat Selengkapnya

75 Siswi MAN 1 Kota Semarang Ikuti Deteksi Dini Kesehatan

Semarang, Masa remaja merupakan fase yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan seseorang sehingga kesehatan remaja menjadi sangat penting menghasilkan generasi yang tangguh pada masa yang akan datang.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut DInas Kesehatan (Dinkes) Prov. Jateng bersama Dinkes Kota Semarang dan Puskesmas Tlogosari Wetan menyelenggarakan kegiatan Deteksi Dini Remaja dengan menghadirkan narasumber dari DPRD Prov. Jateng.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di MAN 1 Kota Semarang, Sabtu (10/9/2022), dan diikuti oleh 75 siswi kelas XII. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tlogosari Wetan dimulai pukul 07.00 WIB dengan melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan dan kadar HB.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala MAN 1 Kota Semarang, Tasimin. Pada Sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada kepada Dinas Kesehatan Prov. Jateng  yang telah melaksanakan deteksi dini terhadap siswi MAN 1 Kota Semarang. “Terima kasih kepada Dinkes Prov. Jateng yang telah menginisiasi kegiatan ini, karena dapat mendeteksi dini jika ditemukan permasalahan-permasalahan, serta tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mengatasinya,” tuturnya.

Pada kesempatan ini pula Ia berharap siswi MAN 1 Kota Semarang dapat menjaga kesehatan dengan baik sehingga dapat menjalankan pembelajaran dengan lancar.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yang dilakukan secara panel, dan dimoderatori oleh Rosidi guru pada madrasah setempat. Agung Budi Margono selaku anggota komisi E DPRD Prov Jateng menyampaikan materi tentang pencegahan penularan Covid-19.  “Meskipun kondisi covid sudah melandai, kami imbau para siswa tetap menerapkan prokes dengan baik,” ujarnya.

Sedangkan anggota komisi E, Tazkiyatul Muthmainnah menyampaikan materi Remaja Milenial Remaja Sehat. Mbak Iin panggilan akrabnya berharap, remaja putri dapat menjaga pola makan yang sehat dengan pemenuhan gizi seimbang. “Remaja putri sebagai calon ibu harus terpenuhi kebutuhan gizinya supaya generasi yang dilahirkannya menjadi generasi yang hebat,” pesannya.

Materi lain disampaikan oleh Danie Budi Tjahyono anggota Komisi D yang memaparkan tentang peran remaja dalam pembangunan daerah, dan Baginda Muhammad Mahfuzh dari komisi C yang menyampaikan permasalahan stunting di Jateng.

Antusiasme siswa dalam mengikuti pemeriksaan dan mendengarkan penyampaian materi sangat tinggi. Beberapa pertanyaan pun disampaikan oleh mereka kepada narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diberikan tablet tambah darah untuk mencegah dari gangguan kurang darah atau anemia.(Rosidi/NBA/bd)  
Lihat Selengkapnya

Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah

Semarang, Jum’at (9/9/2022) Menindaklanjuti Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng Drs. H. A.Saifulloh, M.Ag. memberi sambutan sekaligus membuka acara Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka, bekerjasama dengan Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Propinsi Jawa Tengah, Peserta sebanyak 69 guru MAN 1 Kota Semarang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang digelar di madrasah setempat selama 2 hari.

Narasumber dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang H.M. Faojin, S.Ag, M.Pd, M.Ag menyampaikan materi evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) kepada Guru MAN 1 Kota Semarang, “Harapannya, melalui monev IKM tahap I, paling tidak guru memiliki perangkat pembelajaran meskipun dalam proses pembelajaran masih belum jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya,” ungkapnya.

 Agar para guru tidak terjebak pada kurikukum lama, ia pun mengajak Guru MAN 1 Kota Semarang untuk mengingat kembali istilah-istilah dalam IKM seperti, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, modul ajar, assessment, diferensiasi dan profil pelajar Pancasila.

Sebagaimana karakteristik utama dari kurikulum merdeka adalah pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila. Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.


Diketahui ada beberapa keunggulan Kurikulum Merdeka, yakni lebih sederhana dan mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya; tenaga pendidik dan peserta didik akan lebih merdeka karena bagi peserta didik, tidak ada program peminatan di MAN 1 Kota Semarang, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya; bagi guru, mereka akan mengajar sesuai tahapan capaian dan perkembangan peserta didik; sekolah memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik; lebih relevan dan interaktif di mana pembelajaran melalui kegiatan projek akan memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual, misalnya isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Itulah pemaparan oleh Narasumber Dr.Alif Noor Hidayati, M.Pd dari BBPMP. 

Pada kegiatan tersebut, Bapak dan Ibu guru MAN 1 Kota Semarang 1 kota semarang mengikuti dengan sungguh sungguh dan penuh semangat. Mereka mampu mepresentasikan tugas tugas dari kedua narasumber. (Waka Humas).
Lihat Selengkapnya