Sekelompok siswa madrasah berhasil mengembangkan inovasi bertajuk ROSI sebagai solusi pemantauan drainase guna mengantisipasi banjir di kawasan perkotaan. Penelitian ini dilakukan oleh Alisha Zafirah Husnaini (XI-9), Khaidar Nur Nawawi (XI-6), Nadya Shalshabila (XI-7), dan Ahmad Azka Njmul Falah (XI-8).
Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan sistem pemantauan drainase yang ditujukan bagi pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, serta masyarakat perkotaan yang rentan terhadap banjir akibat penyumbatan gorong-gorong. Melalui inovasi ini, para peneliti muda berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROSI mampu memantau kondisi drainase secara real-time dengan memanfaatkan sensor dan kamera. Alat ini juga dapat mendeteksi penyumbatan lebih cepat, sehingga memungkinkan dilakukan tindakan pencegahan sebelum banjir terjadi. Sistem yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan data dikirim dan diakses secara langsung melalui dashboard maupun aplikasi.
Saat ini, pengembangan ROSI masih berada pada tahap prototipe. Alat tersebut telah dapat digunakan untuk pemantauan dasar pada drainase tertutup, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, terutama pada aspek ketahanan terhadap air (waterproof), kestabilan alat, serta peningkatan jangkauan dan akurasi sistem.
Kepala madrasah, H. Sukat, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya terhadap penelitian tersebut. Ia mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan para siswa ini. Harapannya, penelitian ROSI dapat menjawab permasalahan banjir yang ada di madrasah. Ke depan, semoga semakin banyak penelitian yang lahir dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta sesama.”
